Menu Navigation

26 May 2012

"In Time" .....Waktu adalah Nyawa!



Kebayang ga kalo nyawa kita di konversi dalam bentuk waktu? Dalam bayanganku adalah suasana mencekam dan ketidakhadiran tatanan hidup (ah terlalu serius :D).
Film ini dibuat dengan logika yang masuk dalam pikiran kita meski jelas-jelas kisah ini tidak akan ada di muka bumi ini. Adalah Will Salas (Justin Timberlake) yang harus berpacu dengan hidupnya dan sang ibu. Bagi pemuda miskin seperti dia sangat susah menambah 'waktu' untuk menambah nyawa dan memenuhi kebutuhan hidup, karena mata uang yang digunakanpun berupa 'waktu'. Disini tidak akan ada yang terlihat tua termasuk Rachel Salas (Olivia Wilde), ibu Will. Manusia akan berhenti menua pada umur 25 tahun dan selepas itu mereka harus menambah nyawa mereka dengan waktu yang didapat dari bekerja, hutang atau pilihan lain mengambil waktu orang lain! (gimana ga kacau coba?). "Waktu" atau sisa hidup mereka terpasang pada lengan yang akan countdown menuju ke kematian mereka (serem). Bila mereka bekerja maka bayaran yang diperoleh berupa tambahan waktu di lengan mereka. Atau mo hutang di bank? Waktulah alat ukurnya. Lalu dimana posisi interest atau bunga seperti normalnya bank ya? Please..don't be so serious :D
Atau bisa mentransfer waktu dari satu orang ke orang lain (kek transfer pulsa :D). Disinilah crita dimulai, dimana Will mendapatkan transfer waktu dari pria kaya yang sebegitu bosannya hidup karena waktu yang dia punya tidak pernah habis. Pada akhirnya dia mati dan inilah yang membuat  Will dikejar mulai dari penjahat pemburu waktu sampai seorang polisi yang disebut "Timekeepers" karena curiga dengan waktu yang dia punyai.
Dengan kekayaan "waktu" yang dia punya dia bisa melintasi zona waktu yang merupakan pemisah antara kawasan orang miskin dan orang kaya. Disana dia bertemu Sylvia Weis (Amanda Seyfreid) anak dari bankir kaya yang memiliki simpanan "waktu" 1juta tahun dan mereka berhasil mengambil paksa. Di akhir cerita dipenuhi pengejaran oleh "Timekeepers" dan pendistribusian waktu ini ke orang-orang di luar.  
Pada akhirnya, tidak ada yang akan abadi (nice moral story ...)


06 April 2012

Tentang Memasak

Jaman kecil dulu, saya ingat sekali kegiatan di dapur yang harus saya lakukan saat itu. Membantu mama memasak. Membantu disini dalam arti mencuci sayuran, mengupas bahan-bahan, menyajikan masakan matang dan selebihnya adalah menonton mama memasak ^_^
Well...ketika saya pindah SMU ke rumah nenek/kakek dan berpisah dengan mama, saya harus memasak seorang diri. Hasil menonton mama memasak saat kecil saya praktekkan dan It was learning by doing. Saya jadi terbiasa dengan aktivitas memasak saat masih sekolah SMU. Pun ketika teman-teman saya tidak merambah ke dapur. Sampai jenjang kuliah pun saya mungkin masih yang terhebat untuk urusan masak-memasak dibanding teman-teman. Ini adalah soal kebiasaan!
Dan taukah untuk sekarang ini? Teman-teman saya mungkin lebih mahir dalam urusan memasak. Damn... saya merasakan kemunduran dalam hidup (berlebihan ya :D). Saya sempat terheran dengan teman SMU yang sekarang pintar dan rajin memasak untuk suami dan anaknya, padahal dulu dia sangat tomboy dan setau saya dia tidak lebih rajin dari saya (hehe bukan maksud ...) ^_^
Dan tau ga? Orang itu berubah ya. Mungkin cuma saya yang bertahan dengan kemalasan untuk memasak. Ada banyak alasan. Pertama, di rumah cuma ada saya dan suami, berdua saja. Seringnya memasak itu menyisakan menu yang harus saya 'rawat' sampai beberapa hari. Kedua, memasak itu sejatinya lebih banyak untuk kegiatan cuci mencuci alat-alat dapur dan untuk hal ini saya ga suka banget kalo ga karena terpaksa atau gerah melihat "penumpukan massal"  :D *panggil asisten rumah tangga*. Ketiga, saya ga hapal bumbu-bumbu untuk masakan yang rumit, jadi kerjaannya mencontek resep di majalah dan google.com (semua memang tergantung niat).

macaroni schotel

sambal goreng kentang + hati

spaghetty bolognase

tumis brokoli

Kalau saya sendiri punya trik supaya saya gemar memasak dan tentu saja menghemat pengeluran rumah tangga. Mama saya adalah orang yang kreatif. Dia akan membuatkan bumbu jadi yang bisa di simpan di lemari pendingin untuk waktu yang lama. Jadi mau masak sambal goreng, opor ayam, sayur gori dsb  menjadi gampang banget. Tapi kalo ditanya bumbunya apa aja? Wah...ya saya ndak apal, tak nyontek dulu :D
Untuk trik laen, saya akan memasak menu selain menu indonesia yang memang pengolahannya gampang banget. Contoh : spaghetty (kalo ini banyak yang udah jago), macaroni schotel, chicken teriyaki, beef teriyaki dsb. Keren keliatannya, tapi aslinya gampang banget ...hehehe.
Well ... suka atau tidak suka memasak, suami saya tetap suka kok sama masakan saya ^_^


Musiro fusion Korean Food

Buat yang  suka mencoba kuliner yang di daerah Jogja, coba deh mampir kesini. Musiro fusion Korean Food namanya. Ada beberapa alasan untuk kemari, yaitu menyediakan menu yang tidak biasa, porsi banyak, menyesuaikan dengan lidah Indonesia dan halal lho. Buat yang suka dengerin lagu K-Pop juga cocok banget karena bakal disetelin lagu-lagu Korea sepanjang waktu. Poster-poster boyband Korea juga banyak terpajang disini. Kalo saya si ga mengenalinya :D. Lokasi persisnya di Jl Gejayan No. 33. Agak susah untuk mencari lokasi Mushiro, karena tempatnya yang agak tersembunyi di antara deratan  distro-distro meskipun di pinggir jalan. 

Jeyuk Dosirak

Bulldak BBQ
 
Menu yang kami pesan saat itu adalah Bulldak BBQ dan Jeyuk Dosirak. Bulldak BBQ terdiri dari daging sapi yang diolah dengan saos. Kalo Jeyuk Dosirak itu semacam nasi goreng kalau disini, yang dibungkus dengan telur dadar, ditambah daging ayam yang dimasak dengan saos. Untuk rasanya....sangat pedas meskipun masih tergolong enak. Jadi mungkin kurang cocok untuk yang tidak suka pedas. Harga per porsi untuk Jeyuk Dosirak itu 30 ribu, sedangkan Bulldak BBQ 25 ribu. Mahal atau murah? Silakan simpulkan sendiri :)
Yuklah dicoba kalo penasaran ;)

17 January 2012

Jane by Design

Bagi yang inget dengan serial TV 'Uggly Betty', atau mungkin kangen ama film 'Devil Wear Prada' kayaknya cocok banget liat film serial yang satu ini. Serial 'Jane by Design' ini ditayangkan di station TV ABC Families di Amerika dan kisahnya mengingatkan kita akan serial 'Uggly Betty' dan 'Devil Wear Prada'.


source
 
Peran utama dalam serial ini adalah Jane Quimby, seorang anak SMU di sana yang kurang populer di sekolahnya. Jane sangat menyukai dunia fashion. Suatu ketika dia mencoba apply menjadi siswa internship di suatu rumah fashion ternama Donovan Decker. Tanpa diduga karena ada sedikit kesalapahaman ternyata dia di hire menjadi karyawan full time disana. Jane bekerja menjadi High-Fashion Assistan dari Gray Chandler Murray dan dia menyanggupi karena baginya adalah suatu tantangan untuk bekerja di dunia fashion dengan sallary yang tinggi. Konflik yang terjadi adalah ketika dia harus menjalani kedua peran tersebut tanpa banyak yang mengetahuinya kecuali teman akrabnya yaitu Billy. Digambarkan dimana setiap sepulang sekolah dia harus berganti dress di mobil Billy dan berlari menuju kantornya, atau kehebohan dimana dia harus menghadiri party di sekolahnya dan acara launching fashion di kantornya secara bersamaan. Dan juga konflik dengan rekan kerjanya, teman sekolahnya ataupun kisah asmara dari 3 cowok yang dekat dengan Jane.
Satu hal yang menarik dalam serial ini adalah semangat dari Jane dalam menjalani kehidupannya. Dia sangat mengejar passion dia dalam dunia fashion. Plus buat yang suka dengan dunia fashion, banyak contekan gaya fashion dari Jane yang keren. 
Ini dia nih contohnya :






















Source gambar : http://abcfamily.go.com/shows/jane-by-design

25 December 2011

Hidup tak pernah begitu simpel

Source
 Pertanyaan yang selalu ada di otakku ini adalah apa si tujuan orang hidup? Kalau cuma bangun pagi, makan, kerja, nonton tv dan kembali tidur. Begitu terus setiap hari. Oke mungkin orang akan coba memaknai libur kerja dengan travelling atau berkunjung ke tempat lain pada akhir weekend. Selepas itu? Kembali ke rutinitas sehari-hari. Dalam pekerjaanpun semakin simpel pekerjaan maka akan semakin kita mempertanyakan eksistensi kita. Semuanya berasa meaningless, bosan dan tidak menantang. Ih separahkah itukah?
Ya mungkin itulah kenapa kerumitan terjadi di muka bumi ini. Kenapa si orang-orang pada mau antri panjang beli BB padahal dia bisa beli smartphone yang bisa juga untuk online messenger (YM , Gtalk dll) dan juga push email? Dengan harga yang bahkan jauh lebih  murah. Sama kan fungsinya? Jawabannya rumit. Karena biar gaya, biar bisa BBM-an. Okelah BBM memang gada di handphone lain. Tapi sepanjang aku punya BB, daftar kontak BBM hampir semuanya sama dengan kontak di YM, GTalk,Whatsapp, facebook dan twitter. Dan komunikasi sebenarnya bisa jalan di berbagai arah. Sesimpel itu.
Namun, hidup tidak akan menarik sepertinya jika kita memandang sesuatu secara amat sederhana, atau kita harus membuat kerumitan itu sendiri sehingga tidak sesederhana yang kita bayangkan? Tapi banyak orang menganjurkan kepada kita untuk hidup sederhana dan tidak berfoya-foya. Namun foya-foya itu terkadang membuat kita begitu bersemangat dalam menjalani sesuatu. Nah semakin rumit kan? :P
Baiklah daripada tulisan ini berlanjut tanpa ada kesimpulan, marilah kita menjalani hidup kita dengan sebaik-baiknya pemikiran kita dengan penuh pertimbangan dan tujuan. Ibarat pepatah "Banyak Jalan Menuju Roma", tinggal pilih saja mau jalan terdekat supaya cepat sampai atau jalan berliku yang menyajikan pemandangan yang indah. Kalau aku? Maunya si jalan terdekat tapi penuh dengan pemandangan yang indah. Hihihihi......


24 December 2011

Seni Membaca

Wah ...akhirnya pecah telur setelah sekian lama ga nulis di blog ini ^_^. Sungguh mood sangat berperan dalam menulis atau bahkan cuma sekedar curcol di blog ini. Dan tahu kenapa mood menulis itu muncul? Aku lebih banyak membaca buku akhir-akhir ini. Berawal dari waktu luang, aku mencari kesibukan yang sungguh ingin sangat-sangat berarti ketimbang jalan-jalan di mall atau kesibukan seorang emak-emak di rumah :D (maaf bukan maksud meng-underestimate-kan). Jalan-jalan di toko buku itu ternyata mengasyikkan! Agak rewind sedikit, kenapa bisa sampai menyempatkan jalan ke toko buku. Awalnya dari twitter aja si. Banyak orang-orang hebat yang juga penulis dan banyak orang membahas mengenai buku-buku best seller. Akhirnya minat banget mengunjungi book store ;)
Dan memang harus saya akui kalau membaca buku orang-orang hebat itu sangat menyenangkan. Aku lebih melihat dari cara mereka memandang sesuatu hal. Sangat out of the box! Kita di ajak untuk bertamasya di otak kita sendiri. Hehehe. Okelah setelah membaca "Kicau Kacau" nya Indra Herlambang, "100 Langkah untuk tidak Miskin" nya Ligwina Hananto, "Mimpi Sejuta Dollar"nya Merry Riana dan sekarang "Your Journey To Be The Ultimate U" nya Rene Suhardono aku benar-benar ketagihan membaca. Meski kebiasaan membaca ini tidak aku tanam dari kecil dan baru sekarang, aku berharap punya semangat dan pemikiran seperti penulis-penulis itu.
Mari membaca ^_^

02 September 2011

Banaran Coffe and Tea

Jika kita melewati jalur Semarang - Jogja pasti melewati satu tempat yang aku bilang si nyaman yaitu "Banaran Coffe and Tea" tepat nya di Jalan Raya Semarang-Magelang, Jambu Ambarawa. "Semriwing" kalo orang Jawa bilang. Tempat ini dikelilingi pohon-pohon besar, sehingga angin sepoi-sepoi terasa sekali. Alkisah aku dan suami mudik nekat naik motor dari Jogja-Semarang-Jogja. ^_^ Dan beristirahat disini itu nyaman banget.

Untuk soal menu mungkin biasa saja, tapi suasananya yang memang istimewa. Buat penggemar kopi banyak pilihan kopi disini. Mulai dari capucino, mochacino, machiato, espresso, dan cafelate. Kalo aku sendiri bukan penggemar kopi, jadi hot chocolate tetap menjadi pilihan ^_^  Menu kopi disini sangat identik dengan tempatnya yang memang dikelilingi perkebunan kopi sepanjang Ambarawa. Selain menu kopi ada juga menu makanan tradisional seperti mie goreng jawa, nasi pecel dan tempe mendoan. Ada juga produk kopi yang dijual disini.

Hot Chocolate

Bagaimana, mau mampir? ;)

09 August 2011

Tentang Belanja [Online]


Belanja di mall? Itu sudah sangat biasa di jaman sekarang. Shopping atau sekedar Window shopping sampai hang-out di mall sampai berakhir di tawaran sale yang memabukkan terutama women stuff! Please di highlight ya untuk kata "sale" dan "women" ....hohoho :D Memabukkan yang aku maksud itu adalah belanja sejadi-jadinya atau bisa dibilang kalap mata dan kalap pikiran ( ah terlalu berlebihan mungkin ya definisi nya ...haha)

Mau yang lebih canggih lagi? Yaitu belanja online. Itupun sudah biasa sekarang ini. Perkembangan internet yang pesat sangat mendukung pertumbuhan belanja online. Online shop bermunculan bak bunga mekar di musim semi. Cukup duduk di depan laptop/gadget dengan koneksi internet kita bisa belanja apapun itu hanya dengan melihat foto dan interaksi dengan seller. Praktis, cepat, effisien tapi kadang memabukkan juga :D

Oke, sekarang aku akan bercerita (bak pakar internet deh pokoknya) tentang cara belanja yang lebih canggih lagi tanpa ada embel-embel kata memabukkan. Oya, aku kan pernah menuliskan tentang cara belanja ini di tulisan sebelumnya "... "voucher online" ...... sebuah penghematan atau just life style ? " . Ini adalah salah satu cara belanja yang lebih canggih yang aku maksud. Disini yang jelas kita berburu voucher online dari promo daily deals dari suatu website yang memang menyediakannya. Bukankah terkesan lebih smart kedengarannya? ;)

Nahh...yang satu ini aku harus bilang apa ya, karena aku sendiri baru saja mengetahuinya. Lebih dari canggih? Well ...bilang aja seperti itu ya. Boleh dibilang ini sangat cocok untuk pemburu voucher online dari sejumlah daily deals di beberapa website . Ga kebayang kan di satu browser kita buka semua website itu? Buanyak lho yang jelas . Disini hanya dengan sekali klik di suatu halaman anda bisa memasuki penawaran daily deals atau promo dari berbagai website. Coba deh klik di www.dskon.com kamu bisa liat berbagai penawaran diskon dari sejumlah merchant, online shops dan maskapai penerbangan, mulai dari penawaran shopping, paket perawatan diri sampai paket wisata dan liburan. So simple, so smart and so sophisticate bukan? ;) 

Bagaimanapun konsentrasi itu diperlukan dalam berbagai hal lho termasuk dalam berbelanja ini. Catet ya, penting ^_^. Dengan konsentrasi ke satu website saja tentu kegiatan belanja kita jadi lebih effisien apalagi kalo kita membutuhkan sangat.  Belum dengan diskon yang sangat menguntungkan isi dompet kita. Hoho..senang pastinya. So cara belanja yang terakhir ini adalah suatu hal yang tepat buat pemburu voucher online dan promo-promo dari sejumlah merchant. So ladies...mari berbelanja dengan smart ;)  (eh buat cowok juga berlaku dink :P)


21 July 2011

"Switched at Birth"

Ketika sebagian orang atau penonton Indonesia lebih menyukai sinetron " Putri Yang Di Tukar" maka saya lebih suka menonton film seri versi Amerika "Switched at Birth". Oke, kali ini saya memang tidak cinta Indonesia untuk urusan film seri :D




"Switched at Birth" menceritakan tentang 2 orang remaja putri yang tertukar ketika lahir di sebuah rumah sakit. Problem menjadi rumit ketika masing-masing mengetahui kondisi yang sebenarnya, dan salah satunya yaitu Daphne mempunyai keterbatasan dalam mendengar dan berbicara akibat terserang virus meningitis dalam masa pertumbuhannya. Latar belakang kedua keluarga yaitu keluarga kulit putih dan latin, keluarga kaya dan sederhana juga menjadi konflik dalam konsep mendidik anak.
Banyak banget pelajaran moral dibalik serial ini.  Bahwa kita tidak bisa memaksa orang lain untuk berubah sesuai keinginan kita. Bahwa cara pandang seseorang akan berbeda satu sama lain dan butuh toleransi atau pemahaman dari sisi lain atau mungkin butuh waktu untuk dapat mengerti cara pandang itu.
Hal lain yang bisa kita pelajari di serial ini adalah bahasa isyarat yang di visualkan secara jelas. Seru juga ;).
Tontonan recomended yang pasti untuk mengisi waktu luang. Mari menonton ;)

06 April 2011

motion sickness

Berada dalam taksi sendirian tiap hari sebenarnya sangat tidak aku sukai. Tapi dikarenakan aku harus mobile tiap hari dari kantor menuju tempat klien yaitu sebuah operator telekomunikasi plat merah, maka aku memanfaatkan fasilitas kantor untuk menggunakan voucher taksi. Tak banyak yang aku lakukan dalam perjalanan yang memakan waktu sekitar setengah jam ini. Selain telpon, maen hape untuk berinternet, atau ngobrol dengan pak supir yang duduk di muka :D
Sekali waktu pernah mencoba untuk membuka laptop karena harus melihat data dari komputer. Yang terjadi adalah rasa mual yang tak terkira. Prasaan naik bus ekonomi pun tidak semual ini deh (ga truk sekalian perbandingannya? )
Jadi setelah mencari informasi aku menemukan istilah motion sickness yaitu mabuk kendaraan saat kita berada dalam kendaraan yang bergerak. Saat mata tertuju pada objek benda yang diam seperti kursi di depan kita atau laptop, otak akan bingung dalam mengkoordinasikan pancainderanya karena pada saat yang sama telinga mendengar suara angin dari luar atau gesekan ban mobil dengan aspal yang menandakan adanya pergerakan.
Jadi alih-alih mual melihat objek dalam kendaraan, lebih baik melihat orang-orang berkativitas di luar sana dengan berbagai profesinya. Atau jika tidak, mendengar curhat dari pak supir soal keluarganya bahkan sampai soal negara (hohoho berasa jadi wakil rakyat kalo gini).

05 April 2011

Lawang Sewu

Lawang Sewu dalam bahasa Jawa artinya seribu pintu. Lawang Sewu adalah sebuah gedung tua peninggalan Belanda yang terletak di jantung kota Semarang. Dinamakan Lawang Sewu atau seribu pintu karena memang bangunan ini memiliki pintu-pintu yang banyak jumlahnya. Tapi konon jumlah pintu disana tidak sampai seribu. Ya mungkin sebagai pengingat aja ya supaya lebih easy listening.


Bila kita memasuki gedung ini (ga serem kok) kita bakal diperlihatkan oleh keindahan arsitektur gedung ini. Untuk ukuran bangunan pada masa Belanda di Indonesia, kalo aku bilang Its vey very amazing. Cantik banget. Belum dari teknik-teknik bangunannya yang saat itu tentunya masih mengandalkan kekuatan manusia saja.





Saat ini Gedung Lawang Sewu dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia, dan dalam waktu ini sedang dalam proses pemugaran. Nantinya tentu diharapkan tempat ini bisa dipergunakan untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat tentunya. Dan dari semua bagian dari gedung Lawang Sewu, I really love this part :

23 March 2011

nikmatnya Android

Sekarang ini lagi demam Android dimana-mana. Orang-orang banyak yang tertarik membeli gadget dengan OS Android...but kalo aku sih lebih tertarik ke penamaan versi dari OS Android..why why why...karena semua berhubungan dengan makanan alias hidangan penutup alias desert ...humm yummy. Ini ni nama-nama dari versi Android :

C = Cupcake (Android 1.5), D = Donut (Android 1.6), E = Eclair (Android 2.1), F = Froyo (Android 2.2), G = Gingerbread (Android 2.3), H = Honeycomb (Android 3.0)  dan I for Ice Cream.

Kebayang ini kan 


Entah kenapa Google mengambil nama versi Android dari nama hidangan penutup, tapi lucu juga ya. Orang-orang itu sebegitu kreatifnya dalam menciptakan produk dan aplikasi bahkan untuk penamaannya ^_*

21 March 2011

souvenir nikah , session kondangan with my nephew

Minggu kemarin habis kondangan ke tempat sodara bersama suami, mertua dan keponakanku yg baru umur 3,5 th, sementara mamahnya bebas tugas sementara ...hahaha.
Pulang kondangan kita dapat souvenir ini
 "Tante ini apa?". Mikir...hmm tempat hape kok ya kecil gini, tempat tissue terlalu maksa. "Ini tempat duit sayaang, nanti dimasukkin kesini duitnya " Ngasal sambil nunjukkin dalemnya.
Sampai rumah si kecil lari ke mamanya. "Mah, tadi dapet ini......buat tempat uit...di isi mahhhh di isi....."
Mamanya bingung, "kok minta mama, sana ke eyang, mama ga punya duit". Larilah dia ke eyang putri nya.
"Yang, di isi dunk yank, di isi uit..." Eyangnya tambah bingung, " Apa si ini, sapa emangnya yang ngajari kalo ini tempat duit? Eyang gada duit".
Dan dari kamar Tante nya sungguh tidak bisa menahan tawa melihat semua ini. "Tante yang ngasih tau tadi Yang". Eyangnya pun cuma bisa tertawa kecut ...kakakaka.
"Ya sudah sini sayang, Tante kasih koin ya, 1,2,3...7. 700 rupiah." Dan si kecil pun tersenyum dengan senangnya sambil ngitung-ngitung koin yang didapet.
Pelajaran moral buat Tante nya, jangan pernah iseng ma anak kecil. Harus konsekuen dengan yang diucapkan :D

25 February 2011

... "voucher online" ...... sebuah penghematan atau just life style ?

Ga ngerti juga ya padahal udah lama kenal internet jaman orang-orang belum pada tau internet, tapi ga tau napa kalo soal aplikasi or something yang related ma online agak-agak kuper. Habis kebanyakan ngurus sisi teknikal aja si....damn.
Tadi udah niat mo pulang kantor tapi browsing-browsing menemukan sesuatu yang baru...well bagi aku si ini baru (kemana aja bu? ..hehe). Dia adalah voucher online. Tau ni dari kemaren blogwalking banyak menemukan info-info voucher online.

Jadi namanya voucher online itu berbeda dengan kita belanja online. Kalo belanja online kita bisa berbelanja dan bertransaksi di depan komputer/laptop or gadget lainnya. Tinggal bayar harga produk dan ongkos kirimnya, dan tinggal menunggu barang datang di depan pintu rumah kita.Selesai deh.
Untuk voucher online ini, kita tetap kudu dateng ke merchant or tempat yang menawarkan voucher online itu. Lha jadi istimewanya dimana??  Nah disini kita bisa mendapatkan voucher diskon yang ditawarkan mulai 50~80%. Menggiurkan bukan? Merchant-merchant yang menawarkan voucher diskon ini bermacam-macam dari mulai tempat spa, hotel, restoran dan tempat hiburan keluarga. Jadi semisal tiket masuk Dufan biasa dijual dengan harga Rp 150.000, dengan voucher online kita bisa mendapat diskon 45% dengan harga menjadi Rp.83.000. Tapi penawaran ini bersifat terbatas karena dibatasi waktu.

Caranya adalah kita mendaftar di web yang menyediakan info voucher online dan menjadi anggota kemudian kita bisa memilih berbagai penawaran discount dari sejumlah merchant. Tinggal klik dan ikuti langkah-langkah yang ada serta melakukan pembayaran dengan transfer. Voucher bisa kita dapat dengan email dan SMS dan kita tinggal mencetaknya atau menunjukkan SMS itu ketika mengunjungi merchant yang kita pilih. Praktis ya keliatannya. Contoh web yang menyediakan informasi voucher online adalah www.dealkeren.com, www.valadoo.com dan mungkin masih ada yang lain.

Bagi yang memang membutuhkan si memang sangat berguna dan bisa jadi itu sebuah penghematan, tapi kalo sekedar having fun apakah itu bisa dikatakan sebuah penghematan? Well...jadi ingat kata perencana keuangan. Harga barang yang semula 100 ribu bisa diperoleh dengan diskon 50% menjadi 50 ribu. Kenyataannya kita bukan menghemat 50 ribu lho karena kita tetap mengeluarkan sejumlah uang 50 ribu yang seharusnya tidak untuk berbelanja. Hehe....Ya kembali ke prinsip keuangan masing-masing deh kalo gini.
Just enjoy our life ^_^

31 January 2011

Jual bensin dimana?

Di sebuah jalan kecil menuju kos ku di Surabaya, seorang cowok dengan motornya berjalan di sebelahku  yang sedang mengendarai motor pula sambil bertanya dengan tampang memelas, jual bensin dimana ya mbak? Aku yang tidak mendengar jelas perkataanya bertanya apa? Dia melepaskan helmnya sambil menepi ke kiri. Eits tunggu dulu, keknya pernah liat ni orang. Iya orang ini pernah menanyakan hal serupa di jalan yang sama pula.

Saat itu aku dengan berprasangka baik menunjukkan pom bensin di jalan besar, tapi dia bilang dompetnya ilang, ga punya duit. Trus mo pinjem duit 5 ribu pa berapa gitu. Berhubung adanya 10 ribu aku kasih aja sambil bilang udah mas ga usah dibalikin bawa aja. Serem aja orang asing ini ntar cari-cari aku buat balikin duitnya.
Eh sekarang kok ketemu lagi dengan pertanyaan yang sama. Ni orang yang jelas udah lupa pasti ma aku, karena bisa jadi udah berapa orang yang berbeda menanyakan hal yang sama. Tapi yang jelas aku masih inget bener modus dan wajahnya itu. Untung ada motor dibelakangku yang mengklakson aku, jadi aku langsung tancap gas aja meninggalkan dia. Oalah mas mas..cari duit jangan kek gitu kale.

27 November 2010

Manusia Plastik


Lagi di Taxi, ngeliat orang ketawa-ketawa sendiri sambil selonjor di pinggir jalan di Surabaya jadi inget kampung halaman dulu. Ya fenomena orang gila atau bahasa halusnya orang yang terganggu jiwanya.

Di kota besar seperti Surabaya and Semarang jarang aku ketemu orang-orang ini. Kalo di Tegal my hometown banyak banget tuh. Di emper-emper toko Jalan Veteran bisa berjejer-jejer di situ bikin takut orang yang mo lewat. Termasuk aku dan mbak ku jaman kecil dulu. Sampai menghindar-hindar kalo jalan lewat situ. Pernah kejadian juga jaman SMU pas pulang sekolah, ada orang gila ini selonjoran depan rumahku. Alhasil aku lari terbirit-birit ke rumah temen. Mana pintu dikunci dari dalem rumah pula. Jadinya nunggu deh sampe orang itu pergi. Ada temen di Semarang bilang kalo orang-orang yg terganggu jiwanya di kota Tegal ini adalah buangan dari kota Semarang. Masak si? Sapa yang buang ya? Masak dari suatu instansi? Jadi pake truk di angkut trus dpindah ke kota laen, termasuk kota Tegal ini. Kok gitu ya? Kalo ada orang-orang seperti siapa sebenernya yang paling bertanggung jawab dunk? Tapi ga tau bener apa ga cerita ini. 

Satu pengalaman lagi membekas di ingatan, jaman SD dulu di Garung Wonosobo. Ada satu orang yang terganggu jiwanya. Entah darimana berasal, dia menempeli bajunya dengan plastik-plastik sampai penuh. Dan kita pun menyebutnya 'Manusia Plastik'. Hehe..ada-ada aja. Bahkan dengan gangguan jiwa, dia masih bisa kreatif. Biasa dia 'ngetem' di depan SD ku, di bundaran sampai deket pasar Garung. Ya sudah pastilah kita ketakutan.

Bicara serius soal hal ini, sungguh memilukan ketika orang-orang ini kehilangan hak hidupnya untuk melakukan banyak hal termasuk beribadah dan hidup layak. Entah harus menempatkan mereka di posisi mana di dunia ini dan di akhirat nanti, semoga mereka tidak dijadikan kaum yang terbuang. 

24 November 2010

Kompromi

Ada sebuah dialog sebuah film yang aku rekam dalam memori kepalaku. Kira-kira seperti ini:
"Aku memilih dia sebagai suamiku karena aku melihat kesempurnaan di diri nya. Sebab aku orang yang tidak sempurna dan butuh orang lain untuk memperbaiki diriku. I need him because he can fix me. Tapi kenyataannya setelah menikah aku tidak melihat dia sebagai sosok yang sempurna, aku melihat dirinya adalah diriku, sama tidak sempurnanya. Dan aku tidak tahu apa yang terjadi dengan pernikahan kami sekarang ini."

Aku yakin hampir semua wanita mengalami hal ini (sama seperti halnya aku..hehe...sstt suamiku baca ga ya ^_^). Tapi ga separah sampai mempertanyakan pernikahan kalee.
Kadang melihat suami sebagai sosok yang tidak sesuai harapan  emang berasa kecewa banget. Kok gini ya, dulu ga gitu. Kok jadi aku yang lebih tangguh dibanding dia. 

Tapi satu yang aku pelajari selama ini. Bahwa sebenernya yang punya masalah adalah diriku, Kadang susah sekali untuk kompromi dengan kebiasaan-kebiasaan suami. Aku selalu menuntut kesempurnaan padahal suamiku aja ga pernah nuntut aku untuk jadi sempurna. Solusinya si sebenernya simple...Mari Bicara..... Dan suamiku itu type orang yang mau mendengar.
Jadi Mari Bicara dan Mari Mendengar satu sama lain ;)

05 October 2010

alangkah lucunya negeri ini ...


Sedih banget liat film serial "Life Unexpected" nyinggung-nyinggung tentang Indonesia yang jelek. Well..bukan Indonesia disitu yang disebutkan, tapi Bali. Dialognya gini nih :


Baze : Uh-uh, no, no, no. You can't... You can't smoke inside. It's bar rules.
Paige : That's... What I miss about Bali. There, you can smoke at a gas station while holding three babies.
Baze : You're a little crazy, aren't you?


Bayangkan, di Amrik sana untuk sebuah bar aja ada kesadaran untuk melarang merokok. Bagaimana Indonesia? Lihat saja orang-orang sekitar kita.

Kata temen begini : Itu ciri negara berkembang. Orang-orang pada seenaknya dewe. 
Hmmm..kenapa si harus begitu? Ga pemerintah , ga penduduknya pada seenaknya dewe.
Pemandangan lazim banget disini : merokok sembarang tempat, menerobos palang kereta, naek di atas KRL, kerusuhan dimana-mana hanya masalah sepele, kasus tanah yang bukan haknya, naek motor sambil SMS (paling benci banget ma satu ini) dan masih banyak contoh yang lain.

Alangkah lucunya negeri ini, ketika orang-orang bangga banget dengan tabiat buruk mereka. Mereka membangga-banggakan ketika mereka melawan atau melanggar rules yang ada. Orang yang patuh atau orang yang jujur akan di anggap bodoh. Jadi salah dimana?


Jadi ingat ceramah AA Gym dulu : 3 M


* mulai dari hal-hal kecil
* mulai dari diri sendiri
* mulai dari sekarang


Mari kita berubah untuk menuju kebaikan  *serius mode on*

01 October 2010

Delman Resto

Minggu kemarin habis ngadain acara halal bihalal sekalian reuni temen kantor. Berhubung gada EO maka aku jadi provokatornya. Aku sediain mulai dari tempat and pilihan menu. Sebenernya udah lama ngincer resto satu ini. Gara-gara aku dan suamiku suka lewat depan situ. Atur sana atur sini akhirnya jadi deh makan di situ. 
Totally tempatnya asyik buat ngobrol, rindang, indah jadi bikin nyaman. Suasana Jawa nya kental sekali. Design rumah Joglo sudah tampak dari depan resto ini. Buat yang suka lesehan, ada gazebo untuk sekitar 6 orang yang membuat suasana sangat santai.









Makanan nya juga lumayan enak. Mereka punya menu andalan Ayam Kendi dan Iga bakar. Soal rasa boleh dicoba deh. Ini contekan menu Indonesia yang ada :

Indonesian menu
Pepes Jamur                                                                                     
Pepes Ayam                                                                                     
Nasi Urap Ayam                                                                              
Nasi Urap Empal                                                                              
Nasi Goreng Jawa                                                                             
Mie Goreng Jawa                                                                              
Pecel Goreng                                                                                    
Ayam Lengkuas                                                                               
Ayam Kendi Delman                                                                          
Ayam Bakar Taliwang                                                                       
Tumpeng Daging                                                                               
Ikan Papua                                                                                     
Gurami : Asam Manis / kecap jahe                                                     
Iga Bakar                                                                                      
Bistik Daging                                                                                  



Soal harga, lumayan terjangkau untuk kelas resto. Oya resto ini pernah muncul di tayangan Trans TV  sama Benu Buloe. Buat yang mo mencobanya, resto ini terletak di
Jl. Simongan Raya No. 22-A Semarang, deket sama klenteng Sam Po Kong. Mari makannnn ;)




21 May 2010

trip to Dieng...back to my hometown



Setelah sempat berconference ria via YM, aku, suami dan teman-teman kita mempunyai rencana untuk piknik ke Dieng. Well..sebenernya Dieng udah ga asing lagi bagiku. Masa kecilku ada di pedesaan dekat Dieng, sekitar 15 km dari dataran tinggi Dieng. Entah sudah berapa kali juga aku berkunjung kesana. Tapi rencana ini tidak membuatku bosan, bahkan semangat sekali. Ya..karena sudah lama banget ga berkunjung ke Wonosobo, tempat aku tumbuh dulu sampai remaja ;)


* Persiapan untuk trip ke Dieng

Yang jelas temanku mempersiapkan itenary nya. Hasil dari browsing sana-sini. Salut bro! Kalo aku si coba kontak wisma Indonesia Power buat penginapan nanti. Dulu almarhum bapak kerja disana. Jadi aku masih terkenal disana (sok tenar ^_^). Dan untungnya aku dapat harga keluarga pegawai. Sip rencana udah siap untuk perjalanan kesana.

* Hari-H
Hari Jumat tanggal 26 February kita berangkat dari Semarang. Total ada 8 orang dengan 2 mobil. Maunya si berangkat pagi, tapi taunya acara berubah jadi silaturahmi alias mampir-mampir dari satu rumah ke rumah laen. Jadi resminya berangkat itu setelah Jumatan.Harap maklum karena kita udah sekota, jadi jarang ada acara ngumpul deh. Di perjalanan kita sempat mampir untuk makan siang di Ambarawa. Rumah makan si ga begitu bagus, tapi pemandangannya lumayan kok.



# Sampai Wonosobo sekitar jam 4 sore, kita langsung meluncur ke penginapan.di Wisma  Dahlia. Berada di kompleks perumahan Indonesia Power, desa Garung Wonosobo. 10 Km dari Kota Wonosobo. Sewa per hari nya cuma 425 ribu. Terdiri dari 3 kamar dengan banyak tempat tidur dan 2 kamar mandi. Fasilitasnya ada bak mandi dengan air hangat. Ada dapur lengkap dengan kompor gas. Pokoknya layaknya sebuah rumah or villa.




# Sehabis sholat Asar, kita segera meluncur ke Telaga Menjer. Letaknya ga jauh dari Wisma tempat kita menginap. Cuma 10 menit dengan mobil. Pemandangannya asyik banget pokoknya. Sayang udah sore dan ujan.







# Menjelang maghrib kita balik ke Wisma untuk mandi dan bersih-bersih. Sehabis maghrib kita menuju kota Wonosobo, mencoba hunting "Mie Ongklok" dan "Tempe Kemul". Putar-putar nyari Mie Ongklok di kota ternyata udah pada tutup warungnya ^_^. Padahal baru jam 7 malem lho. Di Wonosobo emang jam sgitu udah sepi. Kita udah puter beberapa tempat :
      - Mie Ongklok Longkrang, sebelah SDN3 Wonosobo
      - Jalan Sapen
      - sebelah masjid Kauman
Ya akhirnya muter cari tempat makan di kota, eh nemu di Jalan A. Yani. Tapi rame banget. Ya lumayan lah buat nambah penasaran yang belum pernah nyobain.


# Malamnya kita tidur di Wisma. Rencana besoknya kita mo ke Dieng melihat Sunrise dari Gardu Pandang. Pagi-pagi jam 4 kita menuju lokasi. Perjalanan sekitar setengah jam dari Garung. Lebih deket dibandingkan berangkat dari kota Wonosobo nya. Dari wisma kita menuju arah utara. Ada pintu gerbang di Garung untuk membayar tiket masuk ke Dieng. Murah kok. Sampai Gardu Pandang masih gelap. Dan jangan tanya udaranya ya, dingin brrr.......




# Setelah menikmati Sunrise, kita menuju ke kawasan Dieng Plateu. Ada banyak obyek wisata disana.

       * Kompleks Candi Pandawa Lima
       * Kawah Sikidang dan Sinila
       * Telaga Warna dan Telaga Pengilon
dan masih banyak lagi pemandangan-pemandangan yang amazing. 
 




Berikut peta wisata Dieng yang di copas dari internet (dari Galery Hotel Kresna Wonosobo)


Hepi traveling ^_^